Langsung ke konten utama

Gelang Ajaib ini Ubah Denyut Jantung Jadi Password



Jungkit.com - Memiliki banyak perangkat dan layanan web, membuat pengguna harus menyimpan kata kunci alias password. Banyak usaha dibuat untuk mempermudah otentifikasi pada beragam perangkat tersebut. Misalnya, deteksi wajah, sidik jari, hingga kombinasi kata kunci tertentu. Namun kata itu semua bisa mudah diretas.

Namun, ada satu yang membuat terobosan agar kata kunci makin sederhana tapi makin susah diretas: dengan detak jantung.

Sebuah perusahaan rintisan (startup) bernama Bionym mengembangkan gelang ajaib yang bisa memonitor detak jantung penggunanya. Detak jantung ini digunakan sebagai kata kunci perangkat (komputer, layanan web), bahkan mobil, rumah dan kamar hotel.

Gelang yang diberi nama Nymi ini bisa mengecek identitas otentik penggunanya melalui otentifikasi detak jantung secara nirkabel. Jika orang lain mencoba menggunakannya, bisa gagal karena ritme jantung dideteksi berbeda.
Tak hanya dengan detak jantung saja. Nymi memonitor detak jantung dengan sensor electrocardiogram. Sensor ini juga bisa mendeteksi jarak dan gerakan, sehingga memungkinkan beberapa kontrol gerakan dasar sebagai kunci.

Dalam video promosi mereka, Nymi didemonstrasikan bisa membuka rumah, mobil, layanan web, hingga kamar hotel. Rencananya, gelang ajaib ini bisa dikoneksikan dengan perangkat bersistem operasi Android, iOS, Mac dan Windows. Bionym juga membuka para pengembang untuk merekayasa gelang ini agar bisa lebih banyak dikembangkan fungsinya.

Walau Nymi masih dalam fase prototipe, namun mereka sudah membuka pre order. Bagi 25 ribu pemesan awal, mereka akan dikenai harga US$ 79, sekitar Rp 800 ribu. Sedangkan di luar itu, harga akan jadi US$ 99.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tradisi Makan Jantung di Penjara Pollsmoor, Cape Town

Jungkit.com -  Beberapa waktu lalu, Afrika Selatan sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. Namun, mungkin, masih sangat sedikit publik di dunia ini yang tahu bahwa di negara itu, aksi kanibalisme masih berlangsung. Berdasarkan penuturan sejumlah eks narapidana yang pernah mendekam di dalam penjara Pollsmoor Maximum Security Prison, Cape Town, Afrika Selatan, pembunuhan yang berlatar belakang perebutan kekuasaan antargeng di dalam penjara, kerap terjadi. Bahkan, setelah membunuh pesaingnya, pelaku melahap jantung korban. ‘Ada orang-orang tertentu yang suka memakan jantung korbannya. Ini tidak lain hanya untuk menunjukkan betapa hebatnya dia. Selain itu, juga didasari mitos tertentu,’ tandas seorang mantan kriminal yang pernah mendekam di beberapa penjara Afrika Selatan, Chris Mullins. Tradisi makan jantung lawan para Gangster di Afrika Selatan. Memakan jantung manusia. Itu bagian dari kriminal di Afrika Selatan (Afsel) dan banyak orang bisa menceritakan, meski tak pernah menyak...

Siklus Hidup Ikan Salmon

Jungkit.com  -  Ikan Salmon, satu dari sekian banyak jenis ikan yang banyak mengandung nilai gizi yang sangat bermanfaat bagi manusia. Jenis ikan ini dapat hidup di perairan tawar dan laut, dan merupakan salah satu komoditi hasil perikanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Terlepas dari semua itu, judul di atas akan menjadi topik utama tulisan ini sekedar untuk menambah pengetahuan kita bersama. Siklus hidup ikan salmon bermula di perairan tawar (sungai), disini telur telur ikan salmon menetas (biasanya pada bulan November) dan disini perjuangan hidupnya bermula. Tingkat kematian ikan salmon pada tahap ini sangat besar. Dari total jumlah telur yang dibuahi, lebih kurang setengahnya yang berhasil menetas. Ikan salmon yang baru menetas ini dinamakan “alevin” yang hidup di antara tumpukan kerikil di dasar sungai dengan memakan plankton. Setelah persediaan makanan habis, alevin akan keluar dari kerikil dasar sungai (bulan Mei/Juni), pada tahap ini ikan salmon dinamakan “Fry”...

Tsuchinoko “Ular Legendaris” Jepang

Jungkit.com -  Tsuchinoko (ツチノコ ?) adalah hewan yang dilaporkan ada di Jepang tapi belum pernah bisa dibuktikan (cryptid). Bentuknya seperti ular namun berperut gendut mirip botol atau pin boling dengan ekor yang kecil mirip ekor tikus. Hewan ini dilaporkan pernah “dilihat” saksi mata di berbagai tempat di Jepang, kecuali di Hokkaido dan Kepulauan Ryukyu. Hingga kini, tsuchinokobelum pernah berhasil ditangkap masyarakat Jepang karena saksi mata menjadi takut, atau hewan ini lebih dulu melarikan diri. Nama “Tsuchinoko” berasal dari nama lokal untuk “hewan” ini menurut penduduk daerah Kansai (Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku). Di daerah Kanto, penduduk menyebutnya sebagai bachihebi. Beberapa pemerintah daerah di Jepang menawarkan hadiah uang dalam jumlah besar bagi masyarakat Jepang yang berhasil menangkap tsuchinoko. Hadiah uang sebesar 100 juta yen pernah ditawarkan kota Itoigawa, Prefektur Niigata. Pemerian Saksi mata yang mengaku pernah “melihat” tsuchinoko melaporkan ciri fisik dan...